main-logo

Intelijen

PAHALA ERIC SILVANDRO,SH
KEPALA SEKSI INTELIJEN
 

Seksi Intelijen adalah unsur pembantu pimpinan mempunyai tugas dan wewenang:

a.  Melakukan kegiatan intelijen penyelidikan, pengamanan dan penggalangan untuk melakukan pencegahan tindak pidana guna mendukung penegakan hukum baik  preventif  maupun  represif  di  bidang  ideologi,  politik,  ekonomi,  keuangan,  sosial  budaya, pertahanan  dan  keamanan,  melaksanakan  cegah  tangkal  terhadap orang-  orang  tertentu  dan/atau  turut  menyelenggarakan  ketertiban  dan ketentraman  umum dan  penanggulangan  tindak  pidana  serta  perdata  dan  tata usaha negara di daerah hukumnya;

b.  Memberikan dukungan  intelijen  Kejaksaan  bagi  keberhasilan  tugas  dan kewenangan Kejaksaan, melakukan kerjasama dan koordinasi serta pemantapan kesadaran hukum masyarakat di daerah hukumnya. 

Dalam melaksanakan tugas Seksi Intelijen menyelenggarakan fungsi : 

a.  Perumusan kebijakan  teknis  kegiatan dan operasi  intelijen  Kejaksaan berupa  pemberian bimbingan dan pembinaan dalam bidang tugasnya;

b.  Melakukan koordinasi, perencanaan dan penyusunan kebijakan pada seksi intelijen dengan didasarkan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan dengan seksi terkait; 

c.  Perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian teknis kegiatan dan operasi intelijen Kejaksaan berupa penyelidikan, pengamanan dan penggalangan untuk mendukung   kebijakan penegakan hukum baik preventif maupun represif mengenai upaya penyelamatan pemulihan keuangan negara yang meliputi sektor keuangan dan kekayaan negara, pengadaan barang/jasa pemerintah, pelayanan publik dansektor lainnya, pemberian dukungan terhadap bidang Perdata dan Tata Usaha Negara guna   penyelamatan dan pemulihan kekayaan negara, penegakan wibawa pemerintah dan negara serta pemberian pelayanan hukum kepada masyarakat yang meliputi penegakkan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain kepada negara atau pemerintah, meliputi lembaga/badan negara, lembaga/instansi pemerintah pusat dan daerah, Badan Usaha Milik Negara/Daerah; 

d. Perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian teknis kegiatan dan operasi intelijen       Kejaksaan berupa penyelidikan, pengamanan dan penggalangan untuk mendukung kebijakan penegakan hukum baik preventif maupun represif mengenai pemberian dukungan terhadap proses pelaksanaan penanganan perkara, pengawasan pelaksanaan putusan pidana bersyarat, pidana pengawasan, pengawasan pelaksanaan keputusan lepas bersyarat dan tindakan hukum lain dalam tindak pidana  umum dan tindak pidana khusus;

e. Pelaksanaan supervisi  serta pemberian dukungan terhadap lembaga negara, lembaga pemerintah dan non pemerintah serta lembaga lainnya dalam rangka  pelaksanaan sistem pengawasan dan pengendalian internal/eksternal dalam upaya  pencegahan dan penanggulangan tindak pidana; 

f. Mendukung pelaksanaan program pencegahan dan penanggulangan tindak pidana,maupun dalam rangka reformasi sistem peradilan, melalui kerjasama dan koordinasi dengan instansi penegak hukum baik di dalam maupun luar negeri, sosialisasi pencegahan dan penanggulangan tindak pidana kepada pejabat negara, penyelenggara negara, organisasi non pemerintah serta elemen masyarakat lainnya;

g.  Perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian teknis kegiatan dan operasi intelijen Kejaksaan berupa penyelidikan, pengamanan dan penggalangan  untuk mendukung kebijakan penegakan hukum baik preventif maupun  represif  mengenai pemberian dukungan berkaitan dengan tindak pidana umum yang  diatur di dalam dan di luar KUHP, pemberian dukungan kinerja pelaksanaan  tugas bidang pembinaan dan bidang pengawasan;

h.  Perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian teknis kegiatan dan operasi intelijen Kejaksaan berupa penyelidikan, pengamanan dan penggalangan untuk  mendukung kebijakan penegakan hukum baik preventif maupun represif mengenai cegah tangkal, pengawasan media massa, barang cetakan, orang asing, pengawasan aliran kepercayaan masyarakat dan keagamaan meliputi aliran-aliran keagamaan, kepercayaan-kepercayaan budaya, mistik-mistik keagamaan, mistik-mistik budaya, perdukunan, pengobatan pertabiban secara kebatinan, peramalan paranormal,  akupuntur, shin-she, metafisika dan lain-lain yang dapat membahayakan masyarakat dan negara, pencegahan dan penyalahgunaan dan/atau penodaan agama, ideologi, politik, sosial, budaya dan pertahanan dan keamanan, persatuan dan kesatuanbangsa, pelanggaran hak asasi manusia, pencarian dan penangkapan buron  Kejaksaan;

i.   Perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian teknis kegiatan dan operasi intelijen Kejaksaan berupa penyelidikan, pengamanan dan penggalangan untuk mendukung kebijakan penegakan hukum baik preventif maupun represif dalam rangka menyelenggarakan persandian meliputi penyelenggaraan telekomunikasi,pengamanan data dan informasi, kontra penginderaan, pemantauan, penginderaan,pengolahan dan analisa data, pengelolaan operasional Bank Data Intelijen, pembinaan sumber daya teknologi intelijen, pelaksanaan administrasi intelijen serta penyediaanproduksi intelijen;

j.  Perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian teknis kegiatan penerangan dan     penyuluhan hukum, peningkatan kesadaran hukum masyarakat, hubungan media massa, hubungan kerjasama antar lembaga negara, lembaga pemerintah dan non  pemerintah, pengelolaan Pos Pelayanan Hukum dan Penerimaan Pengaduan Masyarakat, pengelolaan informasi dan dokumentasi untuk mewujudkan pelayanan yang cepat, tepat dan sederhana sesuai petunjuk teknis standar layanan informasi  publik secara nasional dalam rangka mendukung keberhasilan tugas, wewenang dan fungsi serta pelaksanaan kegiatan Kejaksaan; 

k. Pengamanan teknis di lingkungan unit kerja Seksi Intelijen dan pemberian dukungan     pengamanan teknis dan non teknis terhadap pelaksanaan tugas pada unit kerja lainnya di lingkungan Kejaksaan Negeri, meliputi sumber  daya manusia, material/   aset, data dan informasi/dokumen melalui kegiatan/operasi intelijen dengan  memperhatikan prinsip koordinasi;

l. Pembinaan dan pelaksanaan kerjasama dengan kementerian, lembaga    pemerintahan non kementerian, lembaga negara, instansi dan organisasi lain  terutama pengkoordinasian dengan aparat intelijen lainnya di tingkat Kabupaten/kota;  

m. Pemberian saran pertimbangan kepala Kejaksaan Negeri dan pelaksanaan tugas-tugas lain sesuai dengan petunjuk Kepala Kejaksaan Negeri.